Puisi

Guru

Apalah mereka yang mengaku professor, ataukah mereka pemegang strata Toh mereka memulai dengan ejaan terbata Di kelas yang sederhana namun lekat akan cinta Baju putih celana merah mungkin sanggup bercerita : Cucuran keringat beriringan kesabaran tiada tara barbalut lembutnya kasih yang ikhlas Ketika seribu amarah akan membara kau sembunyikan dengan senyum pengertian bagai pelita Mungkin kau tak pernah mengangkat senjata…

Continue Reading

Puisi

Hafalan-Ku

Terlalu agung sabda-Mu hinggap di dahan rapuh ini Selain rapuh, kotor juga Tertempel debu-debu dosa yang berlapis-lapis Pasak bumi saja yang sebesar itu, luluh lantak jika mendapat ayat suci- Mu Apalagi aku…. Jiwa kecil tak sebanding gunung Namun kadang kesombongan ku ini melebihi gunung Dosa nya? Apa lagi Sabda-Mu suci hamba keji Sabda-Mu mulia hamba amat tercela Sabda-Mu indah hamba…

Continue Reading

Puisi

실례합니다

Nadi rasa mu tak sedikit pun melemah Atau kah melemah namun tak kunjung menghilang? Yakin kah kau bahwa aku adalah yang terbaik untuk mu? Langkah mu terseret nafsu Asa mu sukar untuk membeku Zat apa yang meracuni mu? Alkali apa yang mengkontaminasi mindset mu? Harga apa yang membuat mu terlalalu masyghul memburu ku Rangkaian kata itu sungguh berbicara Apa sih…

Continue Reading

Did You Know It?

Watak Orang Dilihat dari Ia Memakai Songkok

Songkok, yang disebut juga sebagai peci atau kopiah merupakan sejenis topi tradisional bagi orang Melayu. Di Indonesia, songkok yang juga dikenal dengan nama peci ini kemudian menjadi bagian dari pakaian nasional, dan dipakai oleh orang Islam. Songkok juga dipakai oleh tentara dan polisi Malaysia dan Brunei pada upacara-upacara tertentu.[1] Penutup kepala ini merupakan variasi dari Fes atau Tharbusy yang berasal…

Continue Reading

Puisi

Sekuntum Rindu Untuk Kampung

Kampung ku….. Aku rindu padamu skarang, ku jauh dari mu merantau, mencari secercah ilmu demi cintaku pada mu Kampung ku, apa kabar mu? Apa kau masih sama seperti saat ku beranjak dari timangan mu? Atau sama sekali berubah dengan yang kau yang dulu Kampung ku…… Aku tak tau pasti, berapa hari aku telah meninggalkan mu Aku tak tau, apa yang…

Continue Reading

Kisah inspiratif

Ahlu Sunnah VS Qodiriyyah

Suatu masa, hidup lah sepsang pengantin baru yang siang tadi baru saja menikah. Malam nya, layaknya penagntin baru mereka lalui makan malam dengan malu-malu kucing. Karena bosan dengan kehampaan tersebut sang istri berinisiatif memulai percakapan. Istri : Semoga Allah memberi kekuatan-Nya kepada kita untuk mengaruhi bahtera rumah tangga kita kakanda. Suami : kekuatan itu datang dari diri kita, jangan libatkan-Nya…

Continue Reading

Did You Know It?

Kerata Basa / Jarwa Basa

Bahasa Jawa, salah satu sumber yang banyak menyumbang kosa kata dalam Bahasa Indonesia  kadang tak sekedar manamai benda dengan sembarang nama. Kadang sebuah nama menyimpan kepanjangan yang merujuk kepada suatu kalimat yang menerangkan kata yang memiliki sebutan tersebut. Berikut beberapa contohnya : Kuping (Telinga) = Kaku Njepiping (Kaku dan Tergelar) Tandur = Nata karo mundur (menata sambil mundur) Gedhang (Pisang)…

Continue Reading

Kisah inspiratif, Tugas

Asal Mula Nama Cilongok

Pada zaman kerajaan Pajajaran, Cilongok merupakan perbatasan sebelah timur kerajaan yang berbasis di Pulau Jawa bagian barat inu. Karena rawan terjadinya pergolakan politik di wilayah perbatasan kerajaan, Raja Pajajaran mencari orang yang akan diangkatnya menjadi penjaga perbatasan kerajaannya tersebut, ia memberi syarat bahwa sang penjaga perbatasan haruslah orang yang tersakti di daerah tersebut. Berita ini cepat menyebar, pada akhirnya majulah…

Continue Reading

Gomabalan

Pemain Badminton

(Lagi nonton Indonesia Open) Salafi : pertandingannya seru yah *** ***** : ya, seru banget. Salafi : eh ngomong2 badminton, bapak kamu dulu mantan atlet badminton yah? ***** : ngga kok, bapak aku sejak dulu guru. Salafi : masa sih? kok anaknya pinter banget nye-mes hati ku… ***** : (nelen shuttle kock)  

Puisi

Secuil Kisah 10 November 1945

Bersimbah peluh, air mata bahkan darah Menatap murka Union Jack yang tak tau malu menyeret kaki kiri yang tertembus pelor sang durjana Mulut merapal takbir, serta satu kata : Merdeka, merdeka dan merdeka!!! Mata berpelipis sobek awas mengintai musik tangan bersimbah darah, masih sigap menarik pelatuk senapan Merah-Putih usang terikat kuat di kepala saksi bisu perjuangan panjang penuh pengorbanan  …

Continue Reading