Puisi

Kau Milikku

Kau Milikku Kini aku berada di halusinasi tingkat tertinggi Hangatnya sinar mentari tercuri senyum lugu itu Obrolan semenarik apapun tersaingi bunyi namamu Ingatanku terpause pada adegan saat pandangan kita bertemu Rajai diriku wahai putri imajinerku! Untuk apa kau telah melucuti sel demi sel ingatanku Malah kau berlari entah kemana‚Ķ lorong hitam ke jagat antah berantah Masifnya pesona mu merangsek paksa…

Continue Reading