Puisi

Secuil Kisah 10 November 1945

Bersimbah peluh, air mata bahkan darah Menatap murka Union Jack yang tak tau malu menyeret kaki kiri yang tertembus pelor sang durjana Mulut merapal takbir, serta satu kata : Merdeka, merdeka dan merdeka!!! Mata berpelipis sobek awas mengintai musik tangan bersimbah darah, masih sigap menarik pelatuk senapan Merah-Putih usang terikat kuat di kepala saksi bisu perjuangan panjang penuh pengorbanan  …

Continue Reading