Puisi

10 November 2019

Menatapmu adalah sebuah bentuk istirahat Atas perjalanan panjang penuh perang dan luka Halusinasi semakin mendekat entah akan menjadi nyata atau membuat gila Zirahku telah compang camping terhujani anak panah dan bayonet Inginku mundur saat itu tetapi kurasa ksatria sejati takkan menyerah hingga saat terakhir Yakinku berkata kan ada cahaya di ujung gua Anganku terjawab mimpiku terijabah

Puisi

Mawar Merah Muda Milik Mad Mugni

Mawar Indah kulihat di tebing dekat kampus Sungguh memesona tiada lawan, tiada banding Coba kupetik tetapi ia terlalu tinggi Tubuh Katai ini tak kuasa, benar-benar tak berdaya Duri-durinya adalah ayat-ayat yang Kudus Semak di sekelilingnya sungguh beracun Sekali tersentuh, maka tubuhku takkan kembali utuh Jarum jam berjalan Kehidupan terus berdetak Kulihat Mad Mugni Menyiramnya Ia siram sepenuh jiwa hingga tak sadar…

Continue Reading